Tips untuk Eco-Friendly Travel dari La Belle Escape!

Traveling ke berbagai tempat yang indah memang sangat menyenangkan, tetapi sudahkah Anda menjadi seorang traveler yang baik dengan ikut serta menjaga lingkungan sekitar? Jika Anda bertanya-tanya bagaimana Anda dapat melakukannya, jawaban yang tepat ialah dengan cara Eco-Friendly travel. Dan berikut ini kami memiliki beberapa tips sederhana untuk Eco-Friendly travel yang bisa Anda ikuti, guna mengurangi dampak pemasan global yang kian terasa. Simak terus untuk mengetahuinya.

Eco-Friendly Travel Tips by La Belle Escape

Bawalah Peralatan Makan Anda Sendiri** (jerami, sendok dan garpu, botol air, dll.)

Ketika Anda ingin memulai suatu perjalanan ke destinasi wisata yang Anda pilih, cobalah untuk mengemasi peralatan makan Anda sendiri yang eco-friendly seperti, tempat makan, sendok, garpu dan botol air yang bisa digunakan berkali-kali. Dengan begitu, Anda telah berperan untuk mengurangi sampah dari bekas peralatan makan yang akan Anda beli nantinya.

Credit: Maria Ilves on Unsplash

Bawalah Perlengkapan Mandi Anda Sendiri

Bawalah perlengkapan mandi Anda sendiri dari rumah, meskipun Anda menginap di hotel, yang notabene di hotel-hotel luxury sudah tersedia. Sebagai contoh, Anda bisa membawa sikat gigi dan pasta gigi, serta bawalah botol-botol travel size yang bisa dipakai ulang sebagai wadah sabun dan sampo. Karena sering kali wisatawan membawa sampo dengan kemasan sachet, yang malah akan menimbulkan sampah plastik yang susah diurai.

Credit: thedharmatrails.com

Bawalah Tas Belanja Non Plastik

Kemanapun Anda akan pergi berbelanja, bawalah tas belanja non plastik yang ramah lingkungan. Karena dengan begitu, sampah plastik yang susah di urai akan semakin berkurang. Kita tahu sendiri, bahwa untuk beberapa tahun ini di Indonesia telah mulai menerapkan sistem berbelanja tanpa menggunakan kantong plastik. Meskipun untuk penerapannya terbilang sulit dilakukan. Tetapi, dengan kesadaran dari diri Anda, berarti Anda telah berperan untuk melestarikan lingkungan sekitar.

Credit: Kelly Sikkema on Unsplash

Gunakan Produk Ramah Lingkungan (Mineral sunscreen)

Jika Anda memilih tujuan liburan dengan banyak aktivitas outdoor, tentu Anda membutuhkan sunscreen yang akan membantu Anda untuk melindungi paparan sinar matahari langsung pada kulit tubuh Anda. Namun, tak semua jenis suncreen cocok dengan kulit Anda, terlebih jika Anda memiliki kulit yang sensitif, karena kita tidak tahu bahan apa saja yang terkandung dalam sunscreen tersebut. Untuk itu, Anda bisa memilih menggunakan mineral sunscreen yang aman, karena selain dikenal lebih ramah lingkungan, mineral sunscreen juga memiliki formula yang aman untuk kulit sensitif.

Credit: sephora.com

Gunakan Transportasi Umum

Jika perjalanan Anda memungkinkan untuk menggunakan transportasi umum, maka pilihlah itu sebagai kendaraan utama Anda untuk mengunjungi destinasi wisata. Lupakan mobil sewaan dan pilihlah transportasi umum seperti kereta atau bus, karena perjalanan dengan bus bisa mengurangi emisi karbon yang dikeluarkan oleh kendaraan sewaan ataupun pribadi.

Credit: Zachary Staines on Unsplash

Matikan AC dan Lampu Jika Meninggalkan Ruangan

Ketika Anda tiba di tempat penginapan, sikapilah diri Anda seperti di rumah sendiri, bagaimana caranya Anda harus menghemat penggunaan listrik, meskipun Anda menginap di hotel. Anda mungkin berpikir tidak membayar tagihan listrik atau berpikir telah membayar sewa hotel yang mahal, tetapi dengan cara tersebut Anda dapat membantu mengurangi energi yang terbuang dengan cara mematikan lampu, AC, TV dan peralatan elektronik lainnya yang tidak diperlukan saat Anda meninggalkan ruangan.

Credit: Aleksandar Cvetanovic on Unsplash

Gunakan Tanda "Do Not Distrub" di Tempat Anda Menginap

Jagalah kebersihan dan kerapian kamar serta gunakanlah tanda “Do Not Distrub” di depan pintu kamar Anda, sehingga Anda tidak butuh cleaning service membersihkan kamar Anda setiap hari, dan jangan minta mengganti handuk atau seprai bila tidak perlu. Cara tersebut akan membantu mengurangi zat pembersih bahan kimia, mengurangi penggunaan daya listrik yang digunakan untuk menyedot debu, mencuci seprai dan handuk.

Credit: Andrea Davis on Unsplash

updated