Wisata Edukasi - 6 Museum di Yogyakarta yang Patut Dikunjungi

Yogyakarta sebagai kota yang istimewa, banyak menyimpan keindahan dari segi objek wisata alam, budaya, hingga museum yang memberikan Anda banyak pengetahuan dan informasi tentang sejarah yang terkandung di dalamnya. Museum yang ada di Jogja ini cukup banyak tersebar di beberapa tempat, dengan menampilkan koleksi benda-benda unik, gaya arsitektur bangunan yang klasik dan barang peninggalan yang bernilai sejarah. Nah, berikut ini kami telah memilih enam museum terbaik yang patut untuk Anda kunjungi saat berada di Jogja.

Museum di Yogyakarta

Kunjungilah enam museum yang ada di Yogyakarta ini, sebagai kunjungan wisata edukasi yang menyenangkan.

Monumen Jogja Kembali

Terletak di ring road utara Yogyakarta dekat dengan jalan menuju candi Borobudur, Monumen Jogja kembali ini didirikan untuk memperingati bahwa kota Yogyakarta pernah kembali menjadi ibu kota negara Republik Indonesia pada tanggal 6 Juli 1966. Setelah sebelumnya juga pernah menjadi ibu kota pada tahun 1946-1949, hal inilah yang mendasari mengapa museum ini dibangun. Nah, di masa-masa tersebut banyak beragam peristiwa sejarah yang telah terjadi, dan sekarang Anda bisa melihatnya di Monumen Jojga kembali sebagai wisata edukasi yang sangat bermanfaat. Terdiri dari tiga lantai, dengan lantai pertama berisi museum, perpustakaan, auditorium dan kafetaria. Untuk lantai dua terdapat 10 diorama yang menggambarkan garis besar perjuangan Yogyakarta untuk mempertahankan Republik Indonesia dari penjajahan Belanda. Sedangkan di lantai tiga yang diberi nama Garbha Graha ini digunakan secara khusus untuk mendoakan para pahlawan yang telah gugur.

Credit: paketwisata.id

Museum Benteng Vredeburg

Museum yang semula bernama “Benteng Rustenburg” ini pertama kali dibangun oleh Belanda pada tahun 1765 di atas tanah Keraton Yogyakarta. Tak heran jika arsitekturnya sangat kental dengan bangunan kolonial Belanda. Museum Benteng Vredeburg ini merupakan salah satu meseum yang cukup populer dan diminati para wisatawan lokal maupun asing sebagai tempat wisata Jogja yang memiliki nilai sejarah tinggi. Di museum ini, Anda akan melihat beberapa karya seni seperti patung, koleksi benda-benda bersejarah, foto-foto, lukisan, dan berbagai macam senjata peninggalan jaman Belanda. Selain bisa melihat barang-barang peninggalan Belanda, di museum ini juga terdapat fasilitas lainnya seperti perpustakaan, ruang pertunjukan, ruang seminar, ruang diskusi dan ruang untuk belajar.

Credit: visitingjogja.com

Museum Affandi

Museum Affandi dibangun oleh seorang pelukis kontemporer terkenal yang bernama Affandi, yang juga telah dikenal luas bahkan telah mendunia. Karya lukisannya yang unik dan menakjubkan ini telah menghasilkan banyak penghargaan, baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri. Bahkan, dirinya pun mendapatkan gelar Grand Maestro dari Florence, Italia. Untuk melihat langsung karya seni yang telah dibuatnya Anda bisa langsung datang ke Museum Affandi yang terletak di tepi Sungai Gajah Wong. Selain memamerkan hasil lukisannya, di sini juga Anda bisa melihat barang-barang peninggalan Affandi, seperti mobil dan sepeda antik yang Ia gunakan selama masa hidupnya. Memiliki bentuk bangunan yang unik dengan suasananya yang asri, menjadikan daya tarik tersendiri dari Museum Affandi ini.

Credit: catperku.com

Museum Ullen Sentalu

Museum seluas 1,2 hektar ini menawarkan Anda suasana alam yang asri dan sejuk, dengan balutan kisah sejarah, karya seni, serta peninggalan sejarah yang berkaitan dengan keraton Yogyakarta dan Solo. Di Museum Ullen Sentalu ini, Anda akan melihat berbagai koleksi gamelan, batik, sastra puisi, lukisan khas Keraton, dan silsilah Keraton Jogja dan Solo. Berbeda dari kebanyakan museum pada umumnya, Museum Ullen Sentalu menghadirkan seorang pemandu yang akan membawa Anda menerangkan makna dan kisah sejarah yang terdapat di dalamnya. Jadi, Anda akan banyak mendapatkan pengetahuan baru dari kisah sejarah Keraton Jogaja dan Solo.

Credit: casaindonesia.com

Museum Sonobudoyo

Terletak di Jalan Trikora, museum Sonobudoyo ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono VIII pada tanggal 6 November 1935. Memiliki jumlah koleksi lebih dari 43.263 buah, menjadikan museum Sonobudoyo sebagai museum dengan total koleksi terbanyak diseluruh Yogyakarta. Koleksi tersebut berupa berbagai macam benda artefak, mulai dari batik, keris, arca zaman klasik, keramik, gerabah senjata tradisional, keramik kuno, dan lainnya. Asal mula koleksi ini menjadi banyak dikarenakan mendapatkan hibah dari Java Instituut, yaitu sebuah perkumpulan pakar seni dan budaya Jawa, Bali, Nusa Tenggara yang anggotanya terdiri dari orang-orang Indonesia dan mancanegara. Jika Anda berkunjung ke museum ini, sudah barang tentu Anda akan banyak mendapatkan pengetahuan serta pengalaman yang tidak akan terlupakan.

Credit: visitingjogja.com

Museum Batik Yogyakarta

Didirikan pada tanggal 12 Mei 1977, museum batik Yogyakarta ini diprakarsai oleh keluarga Hadi Nugroho. Di museum batik ini, Anda akan melihat banyak koleksi batik dari mulai batik Yogyakarta, Indramayu, hingga daerah-daerah pengrajin Batik Indonesia lainnya. Koleksi batik yang dipamerkan meliputi kain panjang, sarung dan sebagainya, yang hingga kini telah mencapai 400 lembar kain ditambah dengan beberapa peralatan membatik yang unik dan antik. Selain itu, museum batik ini juga menghadirkan berbagai koleksi sulaman tangan yang luar biasa, bahkan telah mendapatkan penghargaan dari MURI sebagai pencapaian membuat sulaman tangan terbesar, dengan media kain batik berukuran 90 x 400 cm.

Credit: petatempatwisata.com

updated