7 Masakan Tradisional Kyoto yang Wajib Anda Cicip

Kyoto merupakan salah satu destinasi wisata favorit para pelancong dari berbagai belahan dunia. Menawarkan panorama alam yang indah, budaya yang kental, serta aneka ragam masakan tradisional khas Kyoto yang menggugah selera, menjadikan kota ini semakin dicintai. Makanan khas Kyoto ini umumnya kreasi dari makanan khas Jepang yang dipengaruhi oleh agama Buddha yang cukup kental. Nah, untuk Anda yang berencana berlibur ke Kyoto, tak ada salahnya jika Anda mencipipi kuliner khas Jepang yang memiliki citarasa lezat dan nikmat ini.

Masakan Tradisional Kyoto

Berikut adalah tujuh daftar masakan tradisional Kyoto yang wajib untuk Anda coba, ketika Anda sedang berlibur ke Jepang.

Buddhist Shojin Ryori

Buddhist Shojin Ryori ini merupakan jenis makanan vegetarian dan vegan tradisional paling terkenal di Jepang. Dengan menggunakan bahan-bahan lokal yang segar, organik dan musiman, makanan ini memilki citarasa yang lezat, sekalipun Anda bukan seorang vegetarian atau vegan. Awalnya masakan tradisional ini diperuntukan para biksu, sehingga tak heran apabila makanan ini tidak menggunakan produk hewani sedikitpun. Cara penyajiannya pun cukup unik dan sangat kental terhadap tradisi Buddish, yang artinya kemungkinan Anda akan disuguhi lima hidangan atau lebih yang diatur dengan sempurna, dengan berbagai rasa dan tekstur yang menarik.

Credit: savorjapan.com

Kyoto Kaiseki (Kyoto Style Kaiseki Ryori)

Kyoto Kaiseki merupakan salah satu masakan tradisional Kyoto yang sangat populer, dengan olahan bumbu lokal yang luar biasa sehingga menghasilkan rasa terbaik dari makanan ini. Disajikan dengan gaya khas Kaiseki Ryori yang unik, umumnya para wisatawan harus menginap di Ryokan, yang di mana makan malam Kaiseki disertakan dengan menginap. Tetapi makanan Kaiseki juga dapat dinikmati di restoran yang dapat Anda temukan di distrik Pontocho dan Gion di Kyoto. Masakan klasik Jepang nan lembut ini cocok untuk dinikmati di empat musim.

Credit: hisgo.com

Obanzai Ryori

Obanzai Ryori hanyalah sebuah masakan rumahan khas Jepang dengan citarasa tradisional Kyoto yang memikat. Dibuat oleh koki yang terampil dalam mengolah makanan dengan menggunakan bahan-bahan musiman serta rempah lokal, sehingga menciptakan rasa yang alami dari hidangan Obanzai Ryori ini. Biasanya, Obanzai Ryori ini dilengkapi dengan makanan pendamping yang datang dalam satu set berisi nasi, sup, hidangan utama, dan beberapa lauk lainnya. Cara penyajiannya pun cukup sederhana dan tidak harus dengan cara yang rumit. Untuk dapat mencicipi hidangan yang lembut ini, Anda harus pergi ke restoran yang terdapat di seluruh Kyoto, karena seluruh restoran di sana menawarkan masakan Obanzai.

Credit: hisgo.com

Yudofu (Simmered Tofu)

Yudofu memiliki arti tahu yang direbus hangat dengan menggunakan kaldu yang gurih dan nikmat, cocok dimakan pada saat musim dingin di Kyoto. Berbahan dasar tahu yang lembut, dipadu dengan aneka sayuran yang segar, Yudofu memiliki khas tersendiri terutama untuk kuah kaldunya. Karena pemilihan rasa kaldu disesuaikan dengan masing-masing daerah yang ada di Jepang. Sementara itu, untuk penyajian Yudofu sendiri cukup simple,seperti jenis masakan nabe pada umumnya, yaitu makanan yang dihidangkan dalam panci atau hot pot. Untuk melengkapi citarasa yang sempurna, Anda dapat menambahkan dengan saus Ponzu, saus khas Jepang yang terbuat dari jeruk, atau bisa juga menggunakan Yuzu Kosho, saus khas Jepang yang terbuat dari bubuk cabai, kulit Yuzu (sejenis jeruk) dan garam.

Credit: oattravel.com/

Kyo Tsukemono (Kyoto Style Pickles)

Kyo Tsukemono bisa disebut juga sebagai acar, karena berbahan dasar pada sayuran, buah-buahan, jamur, rumput laut dan juga garam, yang dibuat dengan cara pengawetan. Selain itu, ada juga metode lain untuk membuat Tsukemono ini, yaitu dengan cuka atau proses yang lebih rumit lainnya yang melibatkan cetakan berbudaya dan fermentasi, sehingga rasa yang dihasilkan pun sangat unik. Kyoto Tsukemono adalah salah satu makanan tradisional yang dibanggakan oleh masyarakat Jepang, jadi Anda wajib untuk mencobanya.

Credit: kyojapan.com/

Namafu

Namafu adalah kue kukus tradisional Jepang dengan saus Miso manis, yang berbahan dasar gluten gandum yang sangat halus, dan dikombinasikan dengan tepung beras. Makanan yang satu ini, sangat patut untuk Anda cicipi, karena mewakili kelezatan mendasar dalam masakan tradisional Jepang yang otentik. Dibuat dengan cara yang unik, serta pewarnaan alami yang indah, menjadikan ciri khas tersendiri dari Namafu Kyoto. Makanan ini telah menjadi hidangan penutup yang sempurna dengan kandungan sumber protein ideal, yang terbuat dari air berkualitas Kyoto.

Credit: © Lillakanarie on flickr.com

#Yatsuhashi

Yatsuhashi ialah gula-gula Jepang yang terbuat dari tepung beras, gula, dan kayu manis, dengan citarasa yang pas untuk dijadikan makanan camilan. Sangat mudah menemukan makanan yang satu ini, terutama saat Anda berada di Kyoto, Anda akan melihat setiap toko suvenir yang menjualnya. Dan mungkin Yatsuhashi adalah produk regional paling terkenal dari Kyoto. Anda juga bisa membelinya sebagai oleh-oleh khas Kyoto yang luar biasa, bahkan Anda dapat menemukannya di bandara Internasional Jepang.

Credit: jabble.jp

updated